Rabu, 20 Maret 2013

Komputasi Modern dan Sejarah Perkembangannya




Komputasi Modern

Hampir sebagian besar orang mengetahui apa itu komputer, lain hal nya dengan komputasi. Komputasi sendiri merupakan suatu cara yang dapat digunakan untuk menemukan sebuah solusi dari data yang telah kita input dengan menggunakan algoritma. Dan ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (atau dalam hal ini sains). Dalam penggunaan praktisnya, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.



Komputasi Modern
Komputasi modern mungkin merupakan kalimat yang jarang terdengar di telinga masyarakat Indonesia pada umumnya. Komputasi modern pengertian nya adalah cara untuk menemukan pemecahan masalah/solusi dari data input dengan menggunakan suatu algoritma tertentu. Komputasi merupakan suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika.
Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Sebenarnya sudah lama komputasi modern ini di cetuskan dan tokoh di balik semua ini yaitu John Von Neumann, Beliau merupakan ilmuan besar saat ini. Beliaulah yang pertama kali menggagaskan konsep sebuah sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory dan dikenal sebagai arsitektur komputer modern.

Komputasi modern digunakan untuk memecahkan suatu masalah yang ada, perhitungan komputasi modern yaitu seperti :

- Akurasi (bit, floating point)
- Kecepatan (dalam satuan Hertz - Hz.)
- Problem volume besar (paralel)
- Modeling (NN dan GA), dan
- Kompleksitas (menggunakan Teori Bog O)

Seiring dengan terus berkembangnya komputasi, tentunya akan berpengaruh terhadap penggunaan hardware dan software yang digunakan untuk komputasi tersebut. Sehingga hal ini membuat adanya sebuah evolusi mesin yang digunakan untuk pemrosesan tersebut. Hal - hal yang berdampak akibat berkembangnya komputasi ini akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.
Sedikit kesimpulan yang bisa saya tarik dari sekelumit artikel ini adalah bahwa jauh sebelum dikenalnya mesin untuk melakukan proses komputasi (dalam hal ini seperti kalkulator, komputer, dan gadget lainnya), orang dahulu telah memanfaatkan benda - benda sekitar bahkan benda - benda langit untuk melakukan sebuah perhitungan. Sebagai contoh, bangsa suku Maya yang hidup sekitar 1000 tahun yang lalu telah memanfaatkan benda langit untuk digunakan sebagai navigasi dan sistem penanggalan dan ketelitiannya pun sangat akurat.


NPM        : 52409485
Nama       : M.Fensya Aprialdi 
Matkul      : #Pengantar Komputasi Modern
Dosen       : Rina Noviana
Dibuat Tgl : 21 Maret 2013
Kelas        : 4IA21

Sumber:


Komputasi Modern dan Penerapannya Kini


Penerapan Komputasi Modern

Komputasi hijau
Di bidang pendidikan, dengan adanya komputasi hijau dapat menghindari penggunaan kertas, yaitu menggunakan file elektronik dalam melakukan penggumpulan tugas. Selain itu, system e-learning juga dapat diterapkan sebagai metode pembelajaran, sehingga pemberian modul pembelajaran, forum diskusi dan tugas dapat dilakukan pada e-learning tersebut.
Dalam bidang bisnis, komputasi hijau juga dapat diterapkan dengan melakukan blogging untuk membangun branding image pribadi, marketing dan bisnis. Dengan demikian, cara konvensional seperti kartu nama, koran dan majalah dapat ditinggalkan.

Bioinformatika
Pada dunia pendidikan, bioinformatika diterapkan melalui computational biology.  Model-model statistika untuk fenomena biologi dalam penerapan ini lebih  disukai dipakai dibandingkan dengan model sebenarnya. Dalam beberapa hal cara tersebut cukup baik mengingat pada kasus tertentu eksperimen langsung pada fenomena biologi cukup sulit.
Di bidang kesehatan, banyak sekali manfaat dari penerapan bioinformatika. Mengingat pekerjaan bioinformatika berkaitan dengan teknologi database yang penggunaannya meliputi tempat penyimpanan database “umum” seperti GenBank atau PDB maupun database “pribadi”, seperti yang digunakan oleh grup riset yang terlibat dalam proyek pemetaan gen atau database yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan bioteknologi. Dengan demikian, akan semakin mudah para peneliti dapat mengembangkan obat mau pun vaksin untuk berbagai penyakit yang ada serta mencegah kelainan gen pada manusia.

Komputasi Awan
Adanya cloud computing sangat berdampak besar terutama di dunia bisnis. Dengan teknologi ini, suatu perusahaan dapat mengurangi beban biaya dan menaikan nilai produksi, sehingga dari hal tersebut banyak perusahaan beralih menggunakan teknologi ini. Penghemat dana di perusahaan itu sendiri terjadi di bidang IT, yaitu dalam penggadaan komputer, server, OS, software, staff IT, dan lainnya karena dengan Cloud Computing yang perlu dibayar hanyalah apa saja yang telah digunakan (software dan  penyimpanan) dan hal ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut sehingga memungkinkan perusahan untuk membayar lebih murah jika menggunakan Cloud Computing.
Komputasi awan ini juga dapat diterapkan untuk perpustakaan. Dengan teknologi ini, di masa yang akan datang perpustakaan yang merupakan penyedia layanan informasi dapat memberikan layanan yang terbaik, mutakhir, dan berkesinambungan terhadap penggunanya. Dengan berbekal informasi yang ada, pengguna dapat melakukan berbagai pengkajian, penelitian atau keperluan lain untuk melahirkan pemikiran dan inovasi yang dapat bermanfaat bagi khalayak luas.

Teknologi Komputasi

Seiring perkembangan zaman, teknologi informasi berkembang sangat cepat sekali. Teknologi Informasi (TI) atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information Technology (IT) itu sendiri adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video.
Pengolahan, penyimpanan dan penyebaran vokal, informasi bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi komputasi dan telekomunikasi. Istilah dalam pengertian modern pertama kali muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, di mana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa “teknologi baru belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya Teknologi Informasi (TI). “.Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah generasi berikutnya teknologi komputasi hijau, bioinformatika, ”Cloud Computing”, dan lain-lain.
Komputasi hijau
Komputasi hijau (bahasa Inggris: green computing) adalah kajian dan praktik penggunaan sumber daya komputer secara efisien. Sasaran primer program-program tersebut adalah pencakupan TBL (triple bottom line: manusia, planet, laba), suatu pengembangan spektrum nilai dan kriteria untuk pengukuran kesuksesan organisasi. Sasarannya antara lain adalah untuk mengurangi penggunaan bahan-bahan berbahaya, memaksimalkan efisiensi energi selama umur produk, dan meningkatkan daur ulang serta biodegradasi bagi produk gagal dan limbah pabrik.
Sistem TI modern bergantung pada campuran rumit manusia, jaringan, serta perangkat keras. Karenanya, suatu prakarsa komputasi hijau harus bersifat sistematis dan ditujukan bagi masalah yang semakin rumit. Unsur-unsur dari solusinya dapat berupa kepuasan pengguna akhir, restrukturisasi manajemen, kepatuhan terhadap regulasi, pembuangan limbah elektronik, telecommuting, virtualisasi sumber daya server, penggunaan energi, solusi thin client, serta ROI (return on investment).
Bioinformatika
Bioinformatika (bahasa Inggris: bioinformatics) adalah (ilmu yang mempelajari) penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.

Perkembangan Internet juga mendukung berkembangnya bioinformatika. Basis data bioinformatika yang terhubung melalui Internet memudahkan ilmuwan mengumpulkan hasil sekuensing ke dalam basis data tersebut maupun memperoleh sekuens biologis sebagai bahan analisis. Selain itu, penyebaran program-program aplikasi bioinformatika melalui Internet memudahkan ilmuwan mengakses program-program tersebut dan kemudian memudahkan pengembangannya.
Cloud Computing
Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi’) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”) tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.”
Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.

NPM        : 52409485
Nama       : M.Fensya Aprialdi 
Matkul      : #Pengantar Komputasi Modern
Dosen       : Rina Noviana
Dibuat Tgl : 21 Maret 2013
Kelas        : 4IA21

Sumber:



Kamis, 17 Januari 2013


PROPOSAL
PENDIRIAN WARNET
A.     PENDAHULUAN
Melihat tren masyarakat saat ini dan mendatang yaitu makin tingginya jumlah pengakses internet terutama kalangan pelajar dan mahasiswa, maka kami mengusulkan pendirian usaha untuk menangkap tren tersebut menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Berdasarkan pengalaman mendirikan dan mengelola warnet Laa Tahnzan, dan memberikan konsultasi pendirian warnet antara lain :
·         Warnet Polycom di Bukit Besar
·         Warnet AnNajm di Jalan Merdeka depan Stikes Bina Husada
·         Warnet Adinda di TImbangan Indralaya
Maka kami mengajukan proposal penawaran kerjasama selama 3 tahun untuk mendirikan dan mengelola warnet dan pelatihan internet singkat.
B.      TUJUAN
a.       Tujuan sosial :
·         Menciptakan lapangan kerja
·         Memberikan pendidikan IT kepada pelajar dan masyarakat sekitar
b.      Tujuan Komersial :
·         Mendapatkan profit.
C.     KEBUTUHAN SDM
Untuk mendirikan warnet dibutuhkan tenaga ahli antara lain :
·         Konsultan warnet
·         Tenaga ahli listrik
·         Tenaga ahli networking
·         Tenaga ahli komputer
·         Marketing
·         Operator warnet
Dari uraian kebutuhan SDM diatas, kami akan memenuhi semua kecuali operator warnet, kami hanya mencari dan mentraining operator warnet, sedangkan untuk honor warnet diambil dari biaya operasional warnet bulanan. Jadi untuk pekerjaan tersebut diatas (kecuali operator warnet) tidak diperlukan biaya jasa lagi.
D.     PENAWARAN
Bentuk kerjasama yang kami tawarkan adalah pendirian dan pengelolaan warnet dengan sistem bagi hasil :
·         60% untuk fery agus priana
·         40% untuk pengelola
Jadi kami hanya mengambil profit hanya dari bagi hasil.
E.     URAIAN PEKERJAAN
a.       Rancangan denah untuk LAN dan listriik
b.      Pembelian asset
c.       Instalasi listrik
d.      Instalasi computer
e.       Instalasi LAN
f.       Instalasi Internet
g.       Instalasi Proxy
h.      Instalasi Billing
i.        Training operator
j.        Promosi
Dari poin pekerjaan tersebut diatas, kami akan mengerjakan semua pekerjaan tersebut diatas. Kami hanya membutuhkan ruang tempat dan listrik dan modal usaha, selain itu semua kami akan kerjakan sendiri.
F.      STRATEGI PROMOSI
Strategi yang akan kami jalankan pada perusahaan ini antara lain :
Bekerja sama dengan pihak sekolah dalam rangka mengadakan kerja sama pelatihan komputer dan internet.
Kami akan menjalankan kembali organisasi yang bergerak dibidang teknologi informasi yang akan menghimpun mahasiswa yang mempunyai keahlian dibidang komputer. Dengan strategi ini, kami menargetkan bisa mendapatkan tenaga freelancer untuk mempromosikan bisnis ini, aset untuk tenaga pengajar dan dapat mengerjakan proyek-proyek IT.
USULAN BIAYA PENGAJUAN PROPOSA
BANTUAN MODAL WARNET

NO.
URAIAN
KUANTITAS
HARGA SATUAN (RP)
JUMLAH (RP)
1.
Perangakat Keras (Hardware
Internet Acces Sharing
UPS 600 VA
Modem US Robotic
HUB 16 Port
Kabel UTP RJ-45
LAN Card
Sound Card
Tambahan Memory
1 Buah
1 Buah
1 Buah
1 Buah
50 Meter
6 Buah
5 Buah
5 Buah
Rp 2.000.000,-
Rp    750.000,-
Rp  1.100.000,-
Rp    700.000,-
Rp        5.500,-
Rp    100.000,-
Rp    150.000,-
Rp    125.000,-
Rp  2.000.000,-
Rp     750.000,-
Rp   1.100.000,-
Rp     700.000,-
Rp     275.000,-
Rp     600.000,-
Rp     750.000,-
Rp     625.000,-2.Instalasi (Installation)
a.       Biaya Instalasi Server
b.      Biaya Instalasi Workstation
1        Unit
5     Unit
Rp   150.000,-
Rp     25.000,-
Rp    150.000,-
Rp    125.000,-3.Konsultasi (Counsalting)
a.       Biaya Konsultasi Networking
b.      Biaya Konsultasi Bisnis Internet
5 Unit
3 Hari
Rp     40.000,-
Rp     75.000,-
Rp     200.000,-
Rp     225.000,-4.Pelatihan (Training) untuk 10 angkatan bagi masyarakat, DU/DI *)
a.       Biaya Pelatihan Administrator
b.      Biaya Diklat Internet
20 Orang
2 orang x 10 angkatan
Rp    125.000,-
Rp    100.000,-
Rp   2.500.000,-
Rp   2.000.000,-
Jumlah
Rp 12.000.000,-
*) TAHAPAN PELAKSANAAN PELATIHAN INTERNET
NO.
TAHAP/ANGKATAN
UNSUR YANG AKAN DILATIH
1.
Tahap I
Angkatan 1 s.d 5
·         Kepala Sekolah
·         Guru Komputer SMK Negeri/Swasta
2.Tahap II
Angkatan 6 dan 7
·         KADIN
·         PEMDA
·         INDUSTRI
·         BAPPEDA
3.Tahap III
Angkatan 8 dan 9
·         Siswa SMK lain
·         SMU
·         SLTP
4.Tahap IV
Angkatan 10
·         Masyarakat umum/bukan warga Sekolah
PERKIRAAN PENDAPATAN DAN BIAYA (CASH FLOW) WARNET
A.
Beban/Biaya
Perhitungan
Jumlah (Rp)
1.
Biaya Tetap
a.       Biaya telepon
b.      Biaya akses Internet
Biaya telp 1 pulsa = 2 menit =Rp 200
1 hari = 10 jam = 600 menit, 600 : 2 menit
= 300 pulsa, 300 x Rp 200 = Rp 60.000
Rp 60.000 x 24 hari
Rp 3.300 x 10 jam x 24 hari
Rp     1.440.000,-
Rp        792.000,-
2.Biaya Variabel
a.       Pemeliharaan
b.      Biaya ATK
c.       Biaya listrik
d.      Gaji administrator
e.       Gaji office boy
f.       Gaji satpam
g.      …………………
Rp        100.000,-
Rp        100.000,-
Rp        100.000,-
Rp        250.000,-
Rp        100.000,-
Rp        100.000,-
B
Pendapatan
Perhitungan
Jumlah (Rp)
1.
Jasa Akses Internet
5 x 8 jam x Rp 3.500x 24 hari
Rp      3.360.000,-
2.
Jasa Kursus Internet
2 orang x Rp 5.000 x 1 jam x 10 hari
Rp         100.000,-
3
Jasa Print Out Rp         100.000,-4.Rental KomputerRp 1000 x 5 jam x 10 hariRp            50.000,-
Total Pendapatan
Rp       3.610.000,-
C
Perolehan Laba Usaha
Jumlah (Rp)
1.
Pendapatan
Rp   3.610.000,-
2.
Beban / Biaya
Rp   2.982.000,-
Laba Bersih
Rp      628.000,-

Laba bersih Rp 628.000 per bulan, kalau 1 tahun = 12 x Rp 628.000 = Rp 7.536.000, akan di manfaatkan untuk menginvestasikan kembali pembelian komputer sebanyak 3 buah per tahun.
H.  
I.       WAKTU
Lama waktu pendirian warnet adalah selama 1 bulan.
BIODATA PENGELOLA
Nama                                  :  Afeyaja
Tempat,tanggal lahir             :  Jakarta, 7 Agustus 1990
Alamat                                :   Jl. Suwakarya No.28 Kec.Gunung Kidul Desa Sukamaju

HP                                      :  080999992011
Email                                   :  afeyaja@ymail.com
Website                               :  www.afeyaja.co.id
Pendidikan                          :  Teknik Komputer Fakultas Ilmu Komputer 2009
Organisasi di bidang IT
·         Ketua Umum CNRC GUNDAR (Computer Network Research Community).
·         Tim Admin Portal KAMMI Pusat
Pengalaman Training Lepas
·         Nara sumber dalam Seminar teknologi SMU se-Kodya Sukabumi “Komputerisasi, Internet dan dampaknya terhadap pelajar. Pada tanggal 13 Mei 2001 di SMA 1 Cisolok..
·         Nara sumber Pelatihan Dasar Internet oleh KI BWPI FP UNSRI pada tanggal 5 Juni 2001, dan 11 juni 2001 di warnet AfeyNet Sukabumi.
·         Nara sumber Pelatihan Dasar Internet oleh KI BWPI FP UNSRI pada tanggal 8 dan 9 Desember 2001 dan di warnet MarkoNet Jakarta.
·         Nara sumber pelatihan desain web oleh Pentium III SMA 1 Cisolok pada tanggal 10 Februari 02 di GlobalNet Center.
·         Nara Sumber Pelatihan Internet BEM FMIPA UNSRI pada tanggal 9,10, 15,16, dan 17 maret 2002 di Sriwijaya Net Center Jakarta.
·         Pelatihan dasar internet untuk pengurus BEM FKIP UNSRI pada tanggal 23 Maret 2002 di Warnet Ter@Net Sukabumi.
PENUTUP
Demikianlah data-data ini kami perbuat sebagai suatu acuan dalam pengelolan warnet di masyarakat juga  dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi Direktorat Dikmenjur dan pihak instansi terkait untuk memberikan bantuan dana serta bimbingan teknis dalam pengelolaan warnet nantinya.
Semoga Allah Swt memberikan berkat dan Rahmatnya bagi kita semua, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih banyak.





Proposal usaha “Mie Ayam Kalimalang“






UNIVERSITAS GUNADARMA
2013


Daftar Isi
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang 
B.   Konsep Usaha
C.   Visi
D.  Tujuan
BAB II ASPEK PEMASARAN
  1. Pasar Keseluruhan
  2. Segmen Pasar dan Kebutuhan Pasar
  3. Faktor Kompetitif
  4. Rencana Penjualan
  5. Penetapan Harga
BAB III PRODUK DAN OPERASI
  1. Jenis Produk
  2. Peralatan Yang Dibutuhkan
  3. Bahan Baku
  4. Lokasi Usaha
  5. Kebutuhan Tenaga Kerja
BAB IV BENTUK USAHA DAN MANAJEMEN
  1. Nama Usaha
  2. Bentuk Badan Usaha
  3. Bagan Organisasi
BAB V KEBUTUHAN KEUANGAN
  1. Kebutuhan Investasi
  2. Kebutuhan Modal Kerja
  3. Sumber Modal
  4. Proyeksi Rugi / Laba
  5. Estimasi BEP
BAB VI PENUTUP

BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
            Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, maka semakin meningkatnya pula keanekaragaman kebutuhan mereka terutama dalam hal makanan. Setiap daerah mempunyai karakteristik tersendiri, dilihat dari segi geografi,sosial budaya,tingkah laku atau dari segi kebiasaan. Semua itun dipengaruhi oleh keadaan alamnya, lingkungan tempat tinggal atau tingkat penghasilan yang berbeda-beda.
            Yang akan kami sikapi dari proposal ini adalah kebiasaan masyarakat Bekasi pada umumnya. Terutama pada ibu-ibu yang yang selalu kreatif dan inovatif dalam membuat resep baru,tanpa menghilangkan rasa khas lidah orang Indonesia dalam hal ini saya membuat jajanan yang sudah tidak asing lagi didengar atau dijumpai di tiap daerah yaitu “Mie Ayam”. Selain rasa dan ukuran yang bervariasi,jajanan ini juga biasa dijadikan sebagai lauk nasi dan bahannya pun mudah didapat serta cara pembuatannya juga cukup mudah.

B.     Konsep Usaha
            Usaha penjualan “Mie Ayam” ini merupakan usaha kecil yang dijalankan untuk sementara sebagai batu loncatan. Jika usaha ini berhasil atau sukses dan dapat mencapai tujuan yang kita harapkan, maka kami akan memperbesar usaha ini dengan membuka cabang-cabang.

C.     Visi
            Menciptakan produk makanan unggulan yang banyak diminati atau disukai masyarakat.

D.    Tujuan
Adapun tujuan didirikan usaha penjualan “Mie Ayam” adalah :
1.     Memperoleh penghasilan/pendapatan.
2.     Memenuhi kebutuhan masyarakat.
3.     Menciptakan lapangan kerja.
4.     Memanfaatkan peluang usaha yang ada.


BAB II
ASPEK PEMASARAN

A.    Pasar Keseluruhan
Makanan “Mie ayam” ini kami tujukan untuk semua golongan baik tua maupun muda yang berdomisili di daerah Bekasi maupun luar daerah yang suka/kebiasaan mengonsumsi jajanan.

B.     Segmen Pasar Dan Kebutuhan Pasar
Makanan “Mie Ayam” ini kami tujukan untuk semua golongan baik tua maupun muda yang berdomomisili di daerah Bekasi.

C.     Faktor Kompetitif
Dilihat dari segi peluang usaha ini berpotensi baik untuk kedepannya, karena dilihat dari cita rasa yang berbeda, sehingga peluang mendapat pelanggan yang banyak sangat besar.

D.    Rencana Penjualan
Makanan “Mie Ayam” ini, kami akan memasang spanduk yang besar di tempat usaha kami berdiri dengan menggunakan barang-barang bekas yang dibuat semenarik mungkin untuk mencari perhatian masyarakat karena lokasinnya dekat dengan jalan raya.

E.     Penetapan Harga
Untuk harga jual “Mie Ayam” ada dua tipe yaitu untuk Mie ayam biasa Rp.5.000 dan untuk Mie ayam ceker Rp. 7.000, sedangkan harga tersebut ditetapkan sesudah adanya pertimbangan dari semua biaya yang dikeluarkan baik bahan baku maupun upah tenaga kerja.


  
BAB III
PRODUK DAN OPERASI


A.  Jenis Produk
                 Jenis produk yang kami akan kami jual yaitu berupa makanan yang terbuat dari terigu,daging dengan cita rasa yang beda dari produk lain yang sudah tidak asing lagi didengar atau dijumpai di daerah Kabupaten Tegal, sehingga banyak masyarakat yang ingin mencoba rasa dari “Mie ayam” produk kami ini.

B.   Peralatan Yang Dibutuhkan
Dalam pembuatan “Mie Ayam” ini banyak membutuhkan peralatan yang akan memperlancar produksi usaha kami, diantarannya adalah :
1.       Kompor gas
2.       Tempat memasak Mie
3.       Peralatan makan

C.   Bahan Baku
Bahan baku dari Mie ayam ini adalah :
1.       Mie
2.       Daging ayam beserta ceker ayam
3.       Bawang goreng
4.       Sawi
D.  Lokasi Usaha
            Usaha penjualan “Mie Ayam” ini terletak di JL. K.H Agus Salim , tepatnya berada di sekitar kampus gunadarma dan masjid Al-Azhar Kalimalang dekat dengan jln raya ,karena tempatnya strategis dan mudah di jangkau masyarakat.

E.   Kebutuhan Tenaga Kerja
            Usaha penjualan “Mie Ayam” ini merupakan usaha home industry yang dikelola oleh sendiri sekaligus sebagai penanggung jawab usaha dan dibantu oleh 2 orang karyawan.







BAB IV
BENTUK USAHA DAN MANAJEMEN


A.  Nama usaha
            Usaha ini kami beri nama “Mie Ayam Kalimalang” karena harapannya masyarakat dapat dengan mudah mengenal dan mengingat, serta kata mie ayam memang sudah tidak asing lagi didengar masyarakat sehingga masyarakat mempunyai daya tarik untuk mencobannya.

B.   Bentuk Badan Usaha
            Usaha ini merupakan usaha yang dikelola bersama beberapa orang yaitu “FIRMA”.

C.   Bagan Organisasi









                 Keterangan :
1.   Pemilik usaha merupakan sebagai manager yang bertugas mengawasi dan memantau kinerja pegawai.
2.   1 orang sebagai tenaga pengracik yang tugasnya meracik  bahan yang akan dibuat Mie ayam
3.   1 orang sebagai tenaga penggorengan yang tugasnya menyiapkan mie ayam yang sudah siap saji.







BAB V
KEBUTUHAN KEUANGAN


A.    Kebutuhan Investasi
Kebutuhan investasi adalah lapak dengan harga sewa Rp.
B.     Kebutuhan Modal Kerja
Modal kerja yang dibutuhkan sebesar Rp. 8.000.000
C.       Sumber Modal
1.        Asal modal
Modal sendiri
-        Gerobag + peralatan lengkap                 Rp. 6.000.000,-
-        Uang tunai                                            Rp. 2.000.000,-
Total modal                                              Rp. 8.000.000,-
2.        Penggunaan Dana
-        Uang tunai                                            Rp. 2.000.000,-
-        Bahan baku                          Rp. 300.000,-
-        Perlengkapan                        Rp.   25.000,-
-        Transportasi                         Rp.     5.000,-
-        Sewa tempat                         Rp. 300.000,-
-        Upah tenaga kerja            
@Rp. 25.000,- x 2                                 Rp.   50.000,- +
                                                                             Rp.    680.000,-
3.        Cadangan                                                        Rp. 1.320.000,-
D.    Proyeksi Laba/Rugi
Pendapatan per bulan
Penjualan kantor
-       Biasa Rp. 5.000,- x 25 x 30               =Rp. 3.750.000,-
-       Ceker Rp. 8.000,- x 25 x 30              =Rp.6.000.000,-
                                                              Rp.9.750.000,-    
-       Bahan – bahan Rp. 250.000,- x 30       Rp.7.500.000,-
                                                                          Rp.2.250.000,-
Beban – beban
-        Beban sewa                                          Rp.    300.000,-
-        Bahan transportasi  Rp. 5.000,- x 30      Rp.    150.000,-
-        Upah tenaga kerja
     @ Rp. 25.000,- x 2 Rp. 50.000,- x 30   Rp. 1.500.000,- +
                                                                Rp. 1.950.000,-
     Laba sebelum pajak                             Rp. 2.250.000,-

Pajak
 PPH 5%  Rp. 2.250.000,-                                         = Rp. 127.500
Laba setelah pajak                                                      = Rp.

Laba per hari Rp.                                            

E.     Estimasi BEP
1.     Biaya tetap diperoleh dari
-         Upah tenaga kerja             Rp.
-         Sewa tempat                       Rp.
-         Biaya transportasi              Rp.
-         Bahan baku                          Rp.
2.     Biaya variabel diiperoleh dari
-         Harga perlengkapan         Rp.
3.     BEP
Q = fc














BAB VI
PENUTUP

KESIMPULAN
Dalam rangka ikut berpatisipasi untuk menggerakan Usaha Kecil Menengah masyarakat Proposal Usaha ini dibuat
Hal ini dilandaskan karena banyaknya masyrakat yang berpikiran maju untuk membuat usaha nya sendiri, dengan begitu [erekonomian bangsa ini pun ikut tumbuh dengan banyaknya program UKM ini.
Proposal ini kami buat dengan sebaik-baiknya dan semoga dapat bermanfaat bagi diri penulis sendiri pada khususnya dan para pembaca pada umumnya. Bila ada kata-kata yang kurang berkenan bagi para pembaca , kami mohon  maaf sebessar-besarnya. Demikian atas berkenannya kami ucapkan terima kasih.


Bekasi, 17 Januari 2013



PENYUSUN