UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
Daftar
Isi
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B.
Konsep Usaha
C.
Visi
D. Tujuan
BAB II ASPEK PEMASARAN
- Pasar Keseluruhan
- Segmen Pasar dan Kebutuhan Pasar
- Faktor Kompetitif
- Rencana Penjualan
- Penetapan Harga
BAB III PRODUK DAN OPERASI
- Jenis Produk
- Peralatan Yang Dibutuhkan
- Bahan Baku
- Lokasi Usaha
- Kebutuhan Tenaga Kerja
BAB IV BENTUK USAHA DAN MANAJEMEN
- Nama Usaha
- Bentuk Badan Usaha
- Bagan Organisasi
BAB V KEBUTUHAN KEUANGAN
- Kebutuhan Investasi
- Kebutuhan Modal Kerja
- Sumber Modal
- Proyeksi Rugi / Laba
- Estimasi BEP
BAB VI PENUTUP
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam memenuhi
kebutuhannya, maka semakin meningkatnya pula keanekaragaman kebutuhan mereka
terutama dalam hal makanan. Setiap daerah mempunyai karakteristik
tersendiri, dilihat dari segi geografi,sosial budaya,tingkah laku atau dari segi
kebiasaan. Semua itun dipengaruhi oleh keadaan alamnya, lingkungan tempat
tinggal atau tingkat penghasilan yang berbeda-beda.
Yang akan kami sikapi dari proposal ini adalah kebiasaan
masyarakat Bekasi pada umumnya. Terutama pada ibu-ibu yang yang selalu
kreatif dan inovatif dalam membuat resep baru,tanpa menghilangkan rasa khas
lidah orang Indonesia dalam hal ini saya membuat jajanan yang sudah tidak asing
lagi didengar atau dijumpai di tiap daerah yaitu “Mie Ayam”. Selain rasa
dan ukuran yang bervariasi,jajanan ini juga biasa dijadikan sebagai lauk nasi
dan bahannya pun mudah didapat serta cara pembuatannya juga cukup mudah.
B. Konsep Usaha
Usaha penjualan “Mie Ayam” ini merupakan usaha kecil
yang dijalankan untuk sementara sebagai batu loncatan. Jika usaha ini berhasil
atau sukses dan dapat mencapai tujuan yang kita harapkan, maka kami akan
memperbesar usaha ini dengan membuka cabang-cabang.
C. Visi
Menciptakan produk makanan unggulan yang banyak diminati
atau disukai masyarakat.
D. Tujuan
Adapun tujuan didirikan usaha
penjualan “Mie Ayam” adalah :
1.
Memperoleh penghasilan/pendapatan.
2.
Memenuhi kebutuhan masyarakat.
3.
Menciptakan lapangan kerja.
4. Memanfaatkan peluang usaha
yang ada.
BAB II
ASPEK PEMASARAN
A.
Pasar Keseluruhan
Makanan “Mie ayam” ini kami
tujukan untuk semua golongan baik tua maupun muda yang berdomisili di daerah Bekasi maupun luar daerah yang
suka/kebiasaan mengonsumsi jajanan.
B.
Segmen Pasar Dan Kebutuhan Pasar
Makanan “Mie Ayam” ini kami
tujukan untuk semua golongan baik tua maupun muda yang berdomomisili di daerah Bekasi.
C.
Faktor Kompetitif
Dilihat dari segi peluang
usaha ini berpotensi baik untuk kedepannya, karena dilihat dari cita rasa yang
berbeda, sehingga peluang mendapat pelanggan yang banyak sangat besar.
D.
Rencana Penjualan
Makanan “Mie Ayam” ini, kami akan
memasang spanduk yang besar di tempat usaha kami berdiri dengan menggunakan
barang-barang bekas yang dibuat semenarik mungkin untuk mencari perhatian
masyarakat karena lokasinnya dekat dengan jalan raya.
E.
Penetapan Harga
Untuk harga jual “Mie Ayam”
ada dua tipe yaitu untuk Mie ayam biasa Rp.5.000 dan untuk Mie ayam ceker Rp. 7.000,
sedangkan harga tersebut ditetapkan sesudah adanya pertimbangan dari semua
biaya yang dikeluarkan baik bahan baku maupun upah tenaga kerja.
BAB III
PRODUK DAN OPERASI
A. Jenis Produk
Jenis
produk yang kami akan kami jual yaitu berupa makanan yang terbuat dari
terigu,daging dengan cita rasa yang beda dari produk lain yang sudah tidak
asing lagi didengar atau dijumpai di daerah Kabupaten Tegal, sehingga banyak
masyarakat yang ingin mencoba rasa dari “Mie ayam” produk kami ini.
B. Peralatan Yang Dibutuhkan
Dalam pembuatan “Mie Ayam”
ini banyak membutuhkan peralatan yang akan memperlancar produksi usaha kami,
diantarannya adalah :
1. Kompor gas
2. Tempat memasak Mie
3. Peralatan makan
C. Bahan Baku
Bahan baku dari Mie ayam ini adalah :
1.
Mie
2.
Daging ayam beserta ceker ayam
3.
Bawang goreng
4.
Sawi
D. Lokasi Usaha
Usaha
penjualan “Mie Ayam” ini terletak di JL. K.H Agus Salim , tepatnya berada di sekitar
kampus gunadarma dan masjid Al-Azhar Kalimalang dekat dengan jln raya ,karena tempatnya
strategis dan mudah di jangkau masyarakat.
E. Kebutuhan Tenaga Kerja
Usaha penjualan “Mie
Ayam” ini merupakan usaha home industry yang dikelola oleh sendiri
sekaligus sebagai penanggung jawab usaha dan dibantu oleh 2 orang karyawan.
BAB IV
BENTUK USAHA DAN MANAJEMEN
A. Nama usaha
Usaha ini kami beri nama
“Mie Ayam Kalimalang” karena harapannya masyarakat dapat dengan mudah mengenal dan
mengingat, serta kata mie ayam memang sudah tidak asing lagi didengar
masyarakat sehingga masyarakat mempunyai daya tarik untuk mencobannya.
B. Bentuk Badan Usaha
Usaha ini merupakan
usaha yang dikelola bersama beberapa orang yaitu “FIRMA”.
C. Bagan Organisasi
Keterangan
:
1. Pemilik usaha merupakan
sebagai manager yang bertugas mengawasi dan memantau kinerja pegawai.
2. 1 orang sebagai tenaga
pengracik yang tugasnya meracik bahan
yang akan dibuat Mie ayam
3. 1 orang sebagai tenaga
penggorengan yang tugasnya menyiapkan mie ayam yang sudah siap saji.
BAB V
KEBUTUHAN KEUANGAN
A.
Kebutuhan Investasi
Kebutuhan investasi adalah lapak dengan harga sewa Rp.
B. Kebutuhan Modal Kerja
Modal kerja yang dibutuhkan sebesar Rp. 8.000.000
C. Sumber Modal
1.
Asal modal
Modal sendiri
-
Gerobag + peralatan lengkap Rp.
6.000.000,-
-
Uang tunai Rp.
2.000.000,-
Total modal Rp.
8.000.000,-
2.
Penggunaan Dana
-
Uang tunai Rp. 2.000.000,-
-
Bahan baku Rp.
300.000,-
-
Perlengkapan Rp. 25.000,-
-
Transportasi Rp. 5.000,-
-
Sewa tempat Rp.
300.000,-
-
Upah tenaga kerja
@Rp. 25.000,- x 2 Rp. 50.000,- +
Rp. 680.000,-
3.
Cadangan Rp. 1.320.000,-
D. Proyeksi Laba/Rugi
Pendapatan per bulan
Penjualan kantor
-
Biasa Rp. 5.000,- x 25 x 30 =Rp. 3.750.000,-
-
Ceker Rp. 8.000,- x 25 x 30 =Rp.6.000.000,-
Rp.9.750.000,-
-
Bahan – bahan Rp. 250.000,- x 30 Rp.7.500.000,-
Rp.2.250.000,-
Beban – beban
-
Beban sewa Rp. 300.000,-
-
Bahan transportasi Rp.
5.000,- x 30 Rp. 150.000,-
-
Upah tenaga kerja
@ Rp. 25.000,- x 2 Rp. 50.000,- x 30 Rp.
1.500.000,- +
Rp.
1.950.000,-
Laba sebelum pajak Rp. 2.250.000,-
Pajak
PPH 5%
Rp. 2.250.000,- =
Rp. 127.500
Laba setelah
pajak =
Rp.
Laba per hari Rp.
E. Estimasi BEP
1. Biaya tetap diperoleh dari
-
Upah tenaga kerja Rp.
-
Sewa tempat Rp.
-
Biaya transportasi Rp.
-
Bahan baku Rp.
2. Biaya variabel diiperoleh
dari
-
Harga perlengkapan Rp.
3. BEP
Q = fc
BAB VI
PENUTUP
KESIMPULAN
Dalam rangka ikut berpatisipasi untuk
menggerakan Usaha Kecil Menengah masyarakat Proposal
Usaha ini dibuat
Hal ini dilandaskan karena banyaknya masyrakat yang berpikiran maju untuk
membuat usaha nya sendiri, dengan begitu [erekonomian bangsa ini pun ikut
tumbuh dengan banyaknya program UKM ini.
Proposal ini kami buat dengan
sebaik-baiknya dan semoga dapat bermanfaat bagi diri penulis sendiri pada
khususnya dan para pembaca pada umumnya. Bila ada kata-kata yang kurang
berkenan bagi para pembaca , kami mohon
maaf sebessar-besarnya. Demikian atas berkenannya kami ucapkan terima
kasih.
Bekasi, 17 Januari 2013
PENYUSUN